Thursday, January 7, 2010

Memori, Bunga mawar

Masa lalu . . .
sesuatu yang sudah terjadi, sebuah sejarah dalam hidup masing2 insan
sebuah momen, yang akan selalu terekam dalam ingatan kita
mungkin terlupakan, namun tetap kan melekat, walau sangat dalam dalam tumpukan ingatan kita
ingatan2 itu adalah memori kita, memori akan masa yang telah berlalu
memori memori itu menyimpan masa2 sedih, masa2 indah kita
seburuk apapun, dan seindah apapun itu, kan selalu ada
namun apa yang terjadi bila memori itu selalu berputar dalam benak kita
tak bisa hilang ataupun sirna begitu saja
ketika memori memori sedih itu mengingatkan kita, bagaimana pahitnya masa lalu
ketika memori memori indah itu membawa kita melayang kembali seperti dulu, hanya dengan mengingatnya
namun, apa yang terjadi bila justru memori memori indah itu yang melukai kita?


ya, memori memori indah itu bagaikan bunga mawar yang kita genggam, semakin erat kita menggenggam nya, semakin luka tangan kita oleh duri bunga itu
begitu juga sebuah memori
semakin kuat bayang memori itu dalam fikir kita, semakin sakit kita akan memori itu
yang telah berlalu dan tak akan terjadi dan terulang kembali
memori adalah sebuah sejarah, tak mungkin terulang kembali untuk ke dua kalinya
setidaknya tidak identik sama
andaikan ku dapat melupakan memori2 itu
maka ingin kulupakan betapa indahnya sesuatu yang membuatku sedih itu
andaik ku amnesia, mungkin ku hanya ingin menghapus memori bunga mawar itu
andai ku lupa, andai aku tak tahu
tapi, mungkinkah tanpa memori memori indah itu aku akan bahagia
ataukah justru tanpa memori memori itu aku tak dapat merasakan bahagia?
apakah arti bahagia?
apakah ketika kita tersenyum?
apakah ketika kita merasa puas?
apakah ketika kita merasa senang?
ataukah ketika orang lain senang kepada kita? tersenyum dan puas pada kita?
apakah bahagia adalah sesuatu yang hanya dapat di bayangkan dan hanya sesuatu yang sungguh abstrak?
andai bahagia adalah sesuatu yang sungguh nyata nantinya untuku, ku ingin ia tak menjadi bunga mawar yang bertangkai, berduri
ku ingin ia menawan tuk di lihat kembali
harum tuk di rasakan kembali
dan membuahkan senyum nanti

No comments:

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan kommentar ;D

My photo
Ketika renungan berkolaborasi dengan kata...