bagaimana kalau . . .sebuah kata yang sebenarnya penuh makna
tapi di balik makna2 yang tersembunyi di dalamnya
bersemayam satu makna penyesalan
akan sesuatu yang seharusnya tak terjadi
yang seharusnya bisa berjalan dengan alur atau bahakn cerita yang lain
yang seharusnya berjalan tidak terlalu baik
andaikan, dan jika, adalah kata2 yang sama
orang2 berharap agar tak melakukan sesuatu yang buruk bagi mereka
dan bahkan mereka justru berharap tidak melakukan sesuatu yang sangat indah
bila nantinya hanya akan untuk menjadi kisah klasik
hanya akan melukai mereka
karena orang orang justru akan terluka begitu mereka kehilangan sesuatu yang sangat indah bagi mereka
sangat indah bagi mereka
sangat berarti bagi mereka
secara mendadak atau lambat laun, seluruh hal yang memiliki nilai tinggi akan mencapai titik di mana nilai nya mencapai nol
dan di saat itu, dimana kata2 andaikan, jikalau di lontarkan kebanyakan orang
pertanyaannya adalah
haruskah menjalankan hidup yang datar tanpa harus mengucapkan kata pengandaian
haruskah membiarkan begitu saja penyesalan2 dan menutupinya dengan kata2 pengandaian
atau biarkan seluruh keindahan membawa tinggi ke atas langit, dan kata2 andai menyusul nantainya
dan apakah sebenarnya pengandaián
sesuatu yang lumrah
sesuatu yang memang kita butuhkan dalam hidup kita
atau justru sesuatu yang seharusnya tak kita ucapkan
dalam benaku menggema seluruh kata pengandaian
akan apa yang seharusnya tak terjadi
akan apa yang seharusnya ku lakukan
akan apa yang dulu ku inginkan
akan apa yang dulu tak ku inginkan
akan esok hari yang masih belum terjadi
akan beberapa jam nanti yang sesungguhnya masih belum dapat di prediksi
akan beberapa menit nanti, sebuah khayalan yang tak mungkin nyata
akan pengandaian itu sendiri
andai aku dapat mengerti andai . . .

No comments:
Post a Comment